Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By February 27, 2013 0 Comments

Kapal Nelayan Labuhan Lalar Dilaporkan Hilang

Khairul : Upaya pencarian membuahkan hasil
Taliwang – Kapal milik nelayan Labuhan Lalar yang berangkat menuju perairan Talonang untuk melakukan mancing rawe dilaporkan hilang setelah dihantam ombak besar, bahkan informasinya, perahu kecil yang merupakan bagian dari kapal yang dipergunakan para empat orang nelayan itu hancur.

Kades Labuhan Lalar, Khairul Razikin kepada sejumlah wartawan membenarkan informasi kapal nelayan yang karam setelah dihantam ombak, bahkan posisi kapal itu belum diketahui, sehingga pihaknya harus berkoordinasi dengan PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT), agar bisa melakukan pencarian dengan menggunakan helicopter.

Masih keterangan Khairul Razikin, permintaan bantuan telah direspon pihak perusahaan, sehingga dalam beberapa jam kapal yang dinakhodai Jumaiyyah berhasil ditemukan saat terombang ambing di tengah lautan tepatnya sekitar perairan kecamatan Lunyuk kabupaten Sumbawa. “Lokasi penemuan sudah diluar daerah geografis Kabupaten Sumbawa Barat (KSB),” terang Khairul Razikin.

Meskipun kondisi para korban saat ditemukan dalam keadaan sehat, namun pihaknya masih bimbang, mengingat kapal yang yang dipergunakan tidak dapat dibawa menepi, lantaran mesin penggerak masih dalam keadaan rusak atau tidak dapat dihidupkan, sedangkan helicopter yang menemukan kapal itu sendiri juga tidak bisa membantu untuk mengevakuasi, selain memberikan ransum (pasokan makanan tambahan) sambil menunggu jemputan.

Khairul Razikin juga menyampaikan, upaya penjemputan masih dicoba dengan meminta bantuan kapal angkut ikan milik PT. Korina Fishener Indonesia (KFI), tetapi saat itu kondisi lautan kurang memungkinkan dan posisi kapal Korina pun kekurangan bahan bakar.
“Kami akan terus meminta perusahaan itu untuk mengevakuasi kapal nelayan tersebut, jika tidak berhasil atau tidak mendaoat bantuan, maka akan kembali meminta bantuan Newmont untuk menggunakan speed boat atau armada apa saja untuk mengevakuasi korban,” tegas Khairul Razikin.
Selain meminta bantuan ke pihak lain, warga desa Labuhan Lalar lainnya juga terus berusaha mengjangkau keberadaan kapal Jumaiyyah di tengah laut. Khairul mengatakan, sejak awal pihaknya memang meminta kepada warganya terutama yang saat ini sedang berada di tengah laut untuk ikut mencari keberadaan salah satu warganya tersebut, tetapi dengan kondisi laut seperti sekarang ini sangat sulit mendekati posisi Jumaiyyah dengan hanya menggunakan kapal kecil milik nelayan. Apalgai mau menariknya.(SBP-01)

Posted in: Daerah

About the Author:

Post a Comment