Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By October 29, 2012 0 Comments

Menengok Prosesi Berqurban di Ponpes As-Sunnah NU

Warga Antusias, Takbiran Menggema

Seteluk, Sumbawa Barat – Ratusan warga  Kecamatan Seteluk, terutama dari  Desa Tapir  dan Desa Rempe memadati  areal Yayasan Ad- Dakwah Seteluk Sumbawa Barat, tepatnya di Pondok Psantren As- Sunnah Nahdlatul Ulama (NU) Sumbawa Barat. Kehadiran warga itu untuk memenuih undangan dalam rangka  penyembelian hewan qurban.

Warga yang terdiri dari anak, ibu dan  orang dewasa itu terlihat antusias dan bersemangat.

Pimpinan  Pondok Pesantren As Sunnah NU Kabupaten Sumbawa Barat,  DR H Muhammad Saleh, MSi sesaat sebelum prosesi penyembelian hewan qurban menyatakan  hewan qurban  yang diqurban itu berasal dari donasi dan simpatisan, baik BUMN, BUMD dan peroerangan. “Kita tahun ini dipercaya sebagai amil dalam penyembelian dan distribusi daging qurban. Kita patut bersyukur karena sejak tahun ini  ponpes ini mulai dipercaya  donatur,” kata  HM Saleh merendah.

Oleh karena itu,  untuk kesuksesan kegiatan proses  qurban itu, sejak awal  Pengurus Ponpes As- Sunnah telah membentuk panitia qur’ban. Prosesi qurban yang mengangkat tema berkorban untuk sesama itu dihajatkan untuk solidaritas  kaum dhuafa.

Disamping itu, HM Saleh juga mengajak warga untuk memahami, mendalami dan mengaktualisasikan nilai-nilai qur’ban yang diajarkan oleh Nabiyullah Ibrahim dan Ismail dalam kehidupan sehari-hari.  Sebab, pembangunan  di KSB akan sukses jika warganya  berkorban, material, fisik dan do’a “Makna qurban itu tidak saja  dimaknakan secara sederhana, dengan penyembelian hewan qurba, tetapi memiliki makna yang luas. Untuk menghadapi zaman saat ini dan gencarnya pembangunan dipandang relevan  makna berkorban tersebut untuk diaktualkan,” tandas HM Saleh.

Dia pula mengajak warga sekitar Ponpes untuk memberikan dukungan terhadap keberlangsungan  ponpes tersebut. “Saya juga mengajak warga berpartisipasi dalam membangun  Ponpes As-Sunnah, karena keberadaannya untuk  peningkatan SDM anak di wilayah ini. Kalau tidak dapat dengan material, cukup dengan perhatian dan doa sudah cukup,” ajak HM Saleh.

Untuk diketahui tampak  Direktur Bank Muamalat Sumbawa Barat hadir di Ponpes As-Sunnah memberikan suppurt bagi pelaksanaan qurban tersebut. Camat Poto Tano, Amiruddin DH dan tokoh masyarakat dan agama diwilayah setempat. Diselingi  bunyi takbir dan tahmid yang menggema, satu persatu  hewan qurban pun disembelih. Tercatat enam ekor sapi disembelih tahun ini. Kucuran darah hewan qurban telah menjadi saksi mementum pengabdian dan pengorban yang kita berikan kepada  Al Khaliq Allah Tuhan al Ma’bud. Panitia qurban tampak juga  sibuk membagikan dagin korban kepada warga hingga acara berakhir.

Sementara itu, Tokoh masyarakat dan agama di Desa  Rempe Kecamatan Seteluk, Damrah dan Zainuddin  menyambut  pelaksanaan  kegiatan keagamaan di Ponpes As-Sunnah sebagai upaya syiar agama. “Kami akan terus memberikan dukungan, sebab kegiatan ini bagain  dari kegiatan syiar agama di  tengah masyarkat,” kata Damrah didampingi  Zainuddin ketika dimintai tanggapan kegiatan keagamaan Ponpes As-Sunnah belakangan ini.

Dia pun mengusulkan  untuk kegiatan  keagamaan lainnya untuk dilibatkan partisipasi warga yang lebih besar dan tidak saja bersifat eksklusif, tetapi lebih merakyat dan bersifat swadaya. “Kami minta untuk memperbanyak tausiah dan pengajian untuk  rakyat. Kegiatan itu dengan pendekatan rakyat dan swadaya,” demikian Damrah berusul(SBP-02)

 

Posted in: Daerah

About the Author:

Post a Comment