Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By September 12, 2012 0 Comments

TKI Dari Sumbawa Barat Akan Dihukum Mati

Mataram – Mohammad Bakrie Bin Belaho (67), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kelahiran Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dihukum mati di Malaysia, karena kasus pembunuhan.
“Informasi adanya TKI dari NTB yang akan dihukum mati itu kami peroleh dari utusan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang datang ke NTB pekan lalu,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB H Zaenal, di Mataram.
Ia mengatakan, utusan Kemenlu tersebut juga mencari informasi mengenai keluarga Mohammad Bakrie Bin Belaho yang sudah berada di penjara Sungai Buloh, Malaysia sejak 23 tahun lalu.
Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI), Kemlu, hingga saat ini belum mengetahui keluarga dari TKI bermasalah itu.
Menurut Zaenal, Mohammad Bakrie Bin Belaho terbukti membunuh Aminah, isteri dari Syafrudin, TKI yang juga warga Kabupaten Sumbawa, namun sudah beralih status menjadi warga negara Malaysia.
Moh Bakri Bin Belaho yang berangkat ke Malaysia sejak 1989, diketahui membunuh ketika korbannya sedang sendirian di rumah.
Menurut informasi yang diperoleh dari Kemlu, peristiwa pembunuhan itu diketahui oleh sejumlah warga negara Malaysia yang kebetulan berada di sekitar tempat kejadian perkara, sehingga Mohd Bakri Bin Belaho cepat ditangkap oleh aparat kepolisian Malaysia.
Eksekusi mati seharusnya dilakukan pada Jumat (7/9) lalu bersamaan dengan puluhan TKI lainnya yang juga divonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia, namun karena ada perjanjian antara Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia dengan MA Malaysia, hukuman tersebut ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.
“Moh Bakri Bin Belaho bisa saja lolos dari hukuman mati dengan syarat keluraga Aminah memaafkan. Namun, sampai sekarang kami belum tahu dari mana asal Aminah dan siapa keluarganya. Suaminya juga entah kemana, kami belum dapat informasi sampai sekarang,” ujarnya.
Disnakertrans NTB, kata dia, sudah berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Penempatan Dan Perlindungan TKI (BP3TKI) NTB, yang juga siap memfasilitasi keluarga Moh Bakri Bin Belaho untuk berangkat ke Malaysia jika hukuman mati jadi dilaksanakan.
“Masalahnya, hingga saat ini kami juga belum memperoleh informasi mengenai siapa keluarga Mohd Bakri Bin Belaho di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya. (ant)

Posted in: Artikel

About the Author:

Post a Comment