Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By August 28, 2012 0 Comments

Tradisi Lebaran Topat Senggigi Dihadiri Ribuan Pengunjung

Mataram – Tradisi Lebaran “Topat” (Lebaran Ketupat) di Pantai Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu, dihadiri ribuan pengunjung yang datang dari kabupaten/kota se-Pulau Lombok.

Tokoh masyarakat d Kota Mataram, H.Hamdan, mengatakan, tradisi Lebaran “Topat” dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat di Pulau Lombok. Lebaran Topat dilaksanakan tujuh hari setelah Idul Fitri yang merupakan syukuran atas selesainya Puasa Syawal. “Lebaran Topat juga dilaksanakan dengan melaksanakan zikir dan doa bersama di masjid yang dilanjutkan dengan makan bersama dengan menu khas Lebaran Topat, berupa ketupat dilengkapi opor ayam, ayam pelecingan, pelecing kangkung, kacang goreng dan serundeng (kelapa parut dengan bumbu cabe dan disangrae),” ujarnya.

Ia mengatakan, pada Lebaran Topat tersebut masyarakat di Lombok juga melakukan ritual ziarah di Makam Batu Layar. Makam ini merupakan makam Syeh Syayid Muhammad al Bagdadi yang berasal dari Bagdad, datang ke Pulau Lombok untuk menyebarkan agama Islam.

Setelah agama Islam sempurna, Syeh Syayid ingin kembali ke negeri asalnya di Bagdad. Kemudian penyebar agama Islam ini diantar ke pinggir pantai Batu Layar oleh para muridnya. Setelah tiba di pinggir pantai, Syeh Syayid berdiri di atas batu yang menyerupai sebuah perahu.

Namun, katanya, sekitar setengah jam kemudian datang hujan lebat yang disertai angin dan petir. Pada saat itulah Syeh Syayid menghilang dan yang tertinggal hanya surban dan kopiahnya.

Tradisi Lebaran Topat masuk kalender pariwisata NTB dan dijadikan promosi potensi atraksi pariwisata di Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat mengundang wisatawan yang sedang berlibur untuk hadir dalam perayaan Lebaran Topat  mulai pukul 09.00.

Sekitar 200 undangan hadir dalam acara tradisi tahunan di Pantai Senggigi. Para wisatawan tersebut diundang melalui 55 orang manajer hotel dan restoran yang ada di sana.

Ini belum termasuk puluhan ribu warga Lombok yang menjadikan Lebaran Topat sebagai tradisi berlibur bersama keluarga di pantai. Acara Lebaran topat tersebut dimeriahkan dengan berbagai atraksi dan lomba menabuh bedug, Ngulat Topat (membuat ketupat), dan lomba Dulang Pesaji (berisi menu makanan tradisional Lebaran Topat).(ant)

Posted in: Regional

About the Author:

Post a Comment