Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By July 31, 2012 0 Comments

Newmont Mengakui, Hanya US$ 6 Juta Murni Dana Hibah

Taliwang – Pihak PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) membenarkan, jika dana hibah yang diberikan kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) murni sebesar US$ 6 Juta dari yang akan diberikan US$ 9 juta atau sekitar Rp 81 miliar.

Manager publik relation PT. NNT Ruby Purnomo yang dikonfirmasi sejumlah wartawan disela-sela acara buka puasa bersama kemarin menjelaskan, dana senilai US$ 9 juta tersebut tidak semuanya murni hibah PTNNT, namun US$ 6 juta yang merupakan hibah murni sementara US$ 3 juta diantaranya merupakan bagian dari dana kontribusi kayu, scrab dan limbah B3.

Lanjut Ruby, angka itu sesuai perjanjian yang telah disepakti bersama antara pihak perusahaan dengan managemen perusahaan. “Perjanjiannya memang demikian, angka tiga juta dollar itu untuk mencukupi angka Sembilan juta tadi. Tiga juta itu merupakan akumulasi dari sejumlah penerimaan,” tandas Ruby.

Ruby kembali menegaskan, perusahaan tetap akan melaksanakan semua kewajiban, perjanjian dan kesepakatan bersama yang sudah ditandatangani kedua belah pihak (Pemda KSB dan PTNNT) termasuk penyerahan dana US$ 9 Juta tadi. “Kami tidak akan pernah inggkar, kami tetap akan melaksanakan semua komitmen yang sudah diteken sebelumnya,” janjinya.

Penjelasan tersebut sekaligus mematahkan tudingan mengenai mundurnya David Lilley sebagai General Manager Operational (GMO) PTNNT maka semua kesepakatan yang dibangun antara pemerintah dengan Newmont akan terganggu termasuk mengenai dana hibah tersebut. “Kesepakatan yang dibangun antara pemerintah dan Newmont itu tetap kami laksanakan sepanjang memang memiliki kesepakatan yang sudah ditandatangani kedua belah pihak,” akunya.

Bagaimana dengan kesepakatan non formal yang konon disepakati antara Pemda KSB dengan PTNNT? Mengenai hal tersebut Ruby tidak bisa berkomentar banyak. Tapi sebelumnya, pemda KSB sendiri mengklaim kesepakatan non formal yang sudah dilakukan Pemda dengan Newmont itu antara lain pembangunan bandara Sekongkang dan pembangunan arena karapan kerbau. “Kalau soal itu saya tentunya harus konsoltasikan dulu dengan management, saya juga belum memberikan komentar banyak untuk hal ini,” katanya mengelak.

Pemberian dana senilai US$ 9 Juta tersebut sendiri akan digunakan pemda KSB untuk membiayai sejumlah program pemerintah. Alokasi anggaran tersebut akan dibagi rata melalui mekanisme pengganggaran APBD KSB sendiri. Sampai saat ini dana yang sudah diterima pemerintah dari kerjasama tersebut baru US$ 2,25 juta atau sekitar Rp 20 miliar lebih dan semuanya digunakan untuk empat kegiatan utama, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat dan pembangunan.

Kembali ditegaskan Ruby mengenai adanya evaluasi sendiri oleh PTNNT terkait realisasi tersebut, dirinya kembali mengatakan akan mempelajari dan melihat kembali kontrak Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani kedua belah pihak. “Kalau mengenai hal itu tentunya kita harus lihat acuan hukumnya, apakah ada evaluasi atau tidak. Tapi kalau soal realisasi dilapangan sendiri sebaiknya dikonfirmasi langsung ke pemerintah,” harapnya.(SBP-01)

Posted in: Daerah

About the Author:

Post a Comment