Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By May 6, 2012 0 Comments

BNN KSB Gelar Pementasan Pagelaran Seni Budaya P4GN

Taliwang – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat (BNN KSB) melakukan penyuluhan tentang bahaya narkotika dengan cara menggelar pementasan pagelaran seni budaya tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan sekolah.

Pementasan pagelaran seni budaya P4GN yang menjadi tanggung jawab BNN KSB terpusat didalam lingkungan SMAN I Taliwang. Selain kepala BNN KSB, M Jafar Yusuf S.Sos yang hadir, terlihat juga Kepala DInas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Drs Nurdin Noer, MH didampingi Kabid Dikmenti, Drs Syaifullah MM, ada juga kepala SMAN I Taliwang, Hermanto SPd.

Penyuluhan tentang P4GN bukan hanya akan dilakukan BNN KSB dilingkungan sekolah, tetapi dalam waktu dekat akan melaksanakan hal yang sama, tetapi khusus lingkungan masyarakat. “Pelaksanaan penyuluhan tentang narkoba dan P4GN bukan hanya dalam lingkungan sekolah, tetapi akan dilaksanakan juga didalam lingkungan masyarakat, bahkan seluruh aparatur BNN KSB diharapkan dapat menjadi motivator perlawanan terhadap narkoba,” tegas Akhiruddin Juliadi SKM, MSi selaku ketua panitia pelaksana pagelaran seni budaya P4GN.

Kepala BNN KSB, M Jafar Yusuf S, Sos saat memberikan sambutan mengingatkan kepada seluruh pelajar yang hadir dalam acara itu tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, termasuk menegaskan bahwa 53 orang masyarakat yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Sumbawa dengan kasus Narkoba bukan musuh yang harus dijauhi, tetapi mereka adalah korban yang harus kita sadari dan ingatkan tentang bahaya barang haram tersebut.

Dibeberkan Ust Jafar sapaan akrabnya, jika mengacu pada pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang BNN maka ada beberapa tugas yang dapat dilaksanakan, yaitu, a. menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; b. mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; c. berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Republik Negara Indonesia dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; d. meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial pecandu Narkotika, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat; e. memberdayakan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; f. memantau, mengarahkan, dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; g. melakukan kerja sama bilateral dan multilateral, baik regional maupun internasional, guna mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; h. mengembangkan laboratorium Narkotika dan Prekursor Narkotika. i. melaksanakan administrasi penyelidikan dan penyidikan tehadap perkara penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; j. membuat laporan tahunan mengenai pelaksanaan tugas dan wewenang.

“Memang cukup banyak kewenangan dan tugas yang diamanatkan, tetapi BNN KSB belum dapat melaksanakan, lantaran masih ada beberapa kendala, baik itu kendala alat dan fasilitas serta infrastruktur, termasuk sumber daya manusia, jadi dengan keterbatasan yang dimiliki, BNN KSB lebih kencang melakukan sosialisi dan penyuluhan tentang bahaya narkotika,” tegas Ust Jafar.

Pernyataan penting yang ditegaskan kepala BNN KSB saat itu, seluruh pelajar saat ini tidak bisa dihindari akan menjadi pemimpin daerah dan Negara ini, akan menjadi apa Bumi Pariri Lema Bariri atau Negara ini, jika generasi muda telah menjadi korban narkotika, termasuk menegaskan, bahwa untuk melawan P4GN bukan hanya kewenangan atau tugas BNN, tetapi sudah menjadi tugas bersama.

Kepala SMAN I Taliwang, Hermanto SPd dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada pihak BNN KSB yang memberikan kepercayaan dan menetapkan SMAN I Taliwang sebagai lokasi pelaksanaan pagelaran pementasan seni budaya tentang P4GN dan semoga ini menjadi pesanan penting kepada para pelajar, bahwa narkoba harus dilawan.

Sementara kepala Dikpora KSB, Drs Nurdin Noer MH mengaku, pementasan pagelaran seni budaya yang dilakukan BNN KSB merupakan trobosan terbaik dalam melawan narkoba, karena sejatinya, pendidikan memang tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. “Trobosan yang dilakukan BNN KSB ini harus diberikan apresiasi dan dukungan bersama, karena memang dalam melawan P4GN dilingkungan dunia pendidikan perlu maksimal dan peranan bersama,” timpal Nurdin Noer.(SBP-01)

Posted in: Daerah

About the Author:

Post a Comment