Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By August 24, 2011 0 Comments

Pendapat Hukum Kementerian Perkuat “Keputusan” DKPP KSB

Taliwang – Keputusan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) untuk mengamankan kompresor milik nelayan yang sedang melakukan aktifitas penangkapan ikan diperairan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) beberapa waktu lalu dibenarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pembenaran atas langkah yang dilakukan DKPP KSB disampaikan kementerian Keluatan dan Perikanan dengan melayangkan surat bernomor B.1751/SJ.4/HK.210/VIII/2011 tentang tanggapan atas permohonan pendapat hokum yang dapat dijadikan pegangan pemerintah KSB yang mendapat gugatan keberatan dari masyarakat nelayan.
Kepala DKPP KSB, Ir H Abbas yang dikonfirmasi membeberkan, pendapat hokum yang diterima itu ditanda tangani kepala biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Supranawa Yusuf, SH, MPA. Surat itu akan disampaikan kepada para nelayan sebagai bentuk sosialisasi bahwa menangkap ikan dengan menggunakan konpresor termasuk melanggar aturan.
Masih penjelasan H Abbas, setelah dilakukan pengamanan dua unit kompresor milik nelayan asal luar Bumi Pariri Lema Bariri, DKPP mendapat sorotan dari berbagai pihak, lantaran dinilai bahwa pengamanan kompresor tidak dibenarkan, sehingga DKPP melayangkan surat bernomor 523.1/725/DKPP/VIII/2011 kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk mendapatkan penjelasan dalam bentuk pendapat hokum.
“Ada salah persepsi masyarakat dan beberapa komponen elit terkait pengamanan kompresor tersebut, sehingga DKPP harus meminta penjelasan pemerintah pusat dalam bentuk pendapat hokum dan pendapat hokum itu sudah diterima,” beber H Abbas.
Dibeberkan H Abbas, dalam pendapat hokum yang disampaikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, aturan yang dilanggar nelayan dengan menggunakan kompresor untuk menangkap ikan adalah, UU nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dan UU nomor 45 tahun 2009 tentang penjelasannya, dimana pada pasal 85 dengan tegas mengatakan larangan itu.
“Semua aktifitas penangkapan ikan yang akan merusak habitat akan tetap berhadapan dengan DKPP, sehingga diminta kepada seluruh nelayan untuk ikut menjaga kelestarian laut dan perairan KSB,” lanjut H Abbas. (SBP-01)

Posted in: Daerah

About the Author:

Post a Comment