Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By August 12, 2011 0 Comments

Pemprov NTB Upayakan Bayar Gaji Sebelum Lebaran

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengupayakan gaji pegawai negeri sipil dan honorer bulan September dapat dibayar sebelum Idul Fitri 1432 Hijriah.

“Diupayakan begitu, dan kini sedang gencar komunikasi intensif dengan pusat agar dana gaji itu dapat dibayarkan lebih cepat dari biasanya,” kata Asisten Tata Praja Setda Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Nasibun, di Mataram, Kamis.

Nasibun optimistis pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer sebelum Lebaran itu akan terealisasi karena hal itu merupakan kebijakan populer di kalangan pemerintahan, yang sifatnya membantu mengatasi kebutuhan lebaran.

Idul Fitri 1432 Hijriah diperkirakan jatuh pada 29 Agustus 2011. Dengan demikian, besar kemungkinan pembayaran gaji PNS di jajaran Pemprov NTB untuk jatah bulan September, akan direalisasikan pada hari kerja terakhir sebelum Lebaran yakni 26 Agustus mendatang.

Pemprov NTB telah memberlakukan lima hari kerja meskipun baru tahap uji coba, sehingga hari terakhir kerja sebelum Lebaran yakni Jumat (26/8). “Nanti, akan diumumkan secara resmi jika sudah ada penetapan jadwal pembayaran gaji PNS yang dipercepat menjadi sebelum lebaran itu,” ujarnya.

Nasibun menambahkan, untuk pembayaran Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk PNS dan honorer pada lebaran tahun ini tetap sesuai jadwal.

Berbeda dengan tahun lalu, TKD dipercepat agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lebaran.

Besaran TKD untuk pejabat Eselon I seperti Sekretaris Daerah (Sekda) NTB mencapai Rp15 juta/bulan, pejabat  Eselon II Rp4,5 juta/bulan, Eselon III Rp2 juta lebih sebulan dan Eselon IV sebesar Rp1,2 juta/bulan.

PNS yang tidak menduduki jabatan struktural untuk Golongan II mendapat TKD sebesar Rp400 ribu/bulan. Khusus untuk tenaga honorer atau pegawai tidak tetap, nilai TKD yang diterima hanya Rp300 ribu/bulan.

Jumlah PNS di Pemerintah Provinsi NTB yang berhak menerima gaji dan TKD itu mencapai 7.652 orang, terdiri dari 6.587 orang PNS dan 1.065 orang PTT dan honorer.

Sementara jumlah dana yang dibayarkan untuk TKD itu mencapai Rp5,58 miliar setiap bulan atau sebesar Rp67 miliar setiap tahun.(ant)

Posted in: Regional

About the Author:

Post a Comment