Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By May 20, 2011 1 Comments

BMKG Mataram Optimalkan Pos Pengamatan Curah Hujan

Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Selaparang Mataram mengoptimalkan pos pengamatan curah hujan yang tersebar di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat untuk mendukung sektor pertanian.

“Ada sekitar 100 pos pengamatan curah hujan tersebar di sepuluh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) tapi yang aktif sekitar 70 unit,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Selaparang Mataram, Anak Agung Gde Trikumara, di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan optimalisasi pemanfaatan pos pengamatan curah hujan yang dibangun di sejumlah kantor kecamatan dan balai penyuluh pertanian dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada petugas tentang tata cara penggunaan dan perawatan alat serta pelaporan data.

Sumberdaya manusia yang dipakai untuk melakukan pengamatan setiap hari mengenai curah hujan direkrut dari tenaga honorer dinas pertanian atau dari staf di kantor kecamatan.

Masing-masing petugas pengamat curah hujan diberikan uang tunjangan sebesar Rp100 ribu per bulan. “Tugas pengamat hanya memeriksa alat pengukur curah hujan setiap hari pada pukul 07.00 wita. Hasil pengamatannya kemudian dilaporkan ke kami untuk diolah,” katanya.

Trikumara mengatakan penyuluhan tentang pemanfaatan pos pengamatan curah hujan perlu dilakukan karena manfaatnya cukup besar terutama bagi sektor pertanian, meskipun cara kerjanya dianggap sederhana.

Menurut dia, data tentang curah hujan cenderung diabaikan oleh pihak-pihak terkait. Namun, pada saat terjadi kondisi yang merugikan petani akibat faktor alam, baru data tersebut dibutuhkan. “Masyarakat masih menganggap remeh tentang data curah hujan. Padahal data itu sangat besar manfaatnya terutama bagi sektor pertanian,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya sudah merampungkan kegiatan penyuluhan di pos pengamatan yang ada di wilayah Pulau Lombok, sedangkan di Pulau Sumbawa akan dilakukan pada 2011.

Trikumara berharap memalui penyuluhan tata cara pengamatan, penggunan dan pemeliharaan alat serta teknis pelaporan data masyarakat, khususnya petani bisa lebih memahami tentang kondisi iklim di wilayahnya, sehingga dapat mempertimbangkan jenis tanaman  akan ditanam. (ant)

Posted in: Regional

About the Author:

1 Comment on "BMKG Mataram Optimalkan Pos Pengamatan Curah Hujan"

Trackback | Comments RSS Feed

Post a Comment