Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa
By July 16, 2016 0 Comments

“Lebaran Topat” di Lombok Dipusatkan di Pantai

Mataram, – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Mohammad Faozal mengatakan perayaan “Lebaran Topat” yang jatuh pada 13 Juli 2016 akan dipusatkan di beberapa destinasi wisata pantai di Pulau Lombok.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat diperkirakan akan tumpah ruah merayakan `Lebaran Topat` di pantai,” kata Lalu Mohammad Faozal, di Mataram.

Lebaran Topat adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan masyarakat suku Sasak di Lombok, seminggu setelah hari raya Idul Fitri.

Lebaran Topat pada dasarnya adalah sebuah “lebaran kecil” setelah umat muslim selesai menunaikan puasa sunnah bulan Syawal, yaitu puasa selama enam hari berturut-turut setelah hari raya Idul Fitri.

Faozal mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah sudah mendesain aktivitas perayaan Lebaran Topat terkonsentrasi di tiga tempat.

Untuk Kota Mataram dipusatkan di makam Loang Balok yang letaknya relatif dekat dengan pantai Tanjung Karang Ampenan.

Di lokasi ini, Pemerintah Kota Mataram akan mengadakan acara ritual bersama dengan ribuan warga dari berbagai pelosok Pulau Lombok yang datang dalam rangka ziarah makam sekaligus merayakan Lebaran Topat.

Sementara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, lanjut Faozal, akan mengadakan perayaan Lebaran Topat bersama dengan ribuan masyarakat dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Lombok Barat, di Pantai Duduk.

“Kalau perayaan Lebaran Topat di Lombok Tengah, dipusatkan di bendungan Batujai, tapi ada juga konsentrasi warga di pantai Kuta, kawasan Mandalika Resor,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan acara budaya tersebut, pihaknya memberikan dukungan dari sisi kesenian dan berbagai penguatan dalam rangka menarik minat wisatawan ikut menyaksikan budaya tahunan masyarakat Pulau Lombok.

Terlebih, lanjut Faozal, perayaan Lebaran Topat juga digelar masyarakat di kawasan wisata Senggigi, yang saat ini dipadati wisatawan domestik dan mancanegara yang sedang menikmati musim libur sekolah.

“Harapan kami tradisi Lebaran Topat yang dilengkapi dengan atraksi budaya lokal ini menjadi sajian bagi para wisatawan,” katanya.  (ant)

Posted in: Regional

About the Author:

Post a Comment