Masjid Agung Kerapan Kebo Pulau Kenawa

Archive for June, 2011

Satpol PP NTB Tingkatkan Pengawasan Disiplin PNS

Mataram – Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meningkatkan pengawasan disiplin pegawai negeri sipil setempat dengan menempatkan personel di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah, saat pemberlakuan lima hari kerja, terhitung mulai 1 Juli 2011.

By June 30, 2011 0 Comments Read More →

Konpensasi Saham Tawaran Menkeu Harus Milik KSB

Taliwang – Konpensasi 1,75 persen dari 7 persen saham divestasi saham PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) yang diwacanakan Menteri Keuangan (Menkeu), Agus Martowardojo harus menjadi milik pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai pemilik Sumber Daya Alam (SDA).

By June 29, 2011 1 Comments Read More →

Gubernur NTB Dukung Uji Materi Manajemen Newmont

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. M. Zainul Majdi, menyatakan mendukung uji materi atau “doe duligence” secara lengkap terhadap manajemen PT Newmont Nusa Tenggara, sebelum merampungkan divestasi terakhir saham asing.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Pemkab Desak Pemerintah Bebaskan TKI Terpidana Mati

Taliwang – Pemerintah Kabupaten  Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat mendesak pemerintah pusat melakukan berbagai upaya diplomatik dan bantuan hukum untuk membebaskan Edy Saputra (22), Tenaga kerja Indonesia asal Desa Kelanir Kecamatan Seteluk terpidana mati di Malaysia.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Polri Kembangkan Penyidikan Kasus Pembunuhan Istri Perwira

Jakarta – Kepolisian Negara RI saat ini masih mengembangkan penyidikan kasus pembunuhan istri seorang perwira polisi Polda Kepulauan Riau Putri Mega Umbuh (24) pada hari Sabtu malam (25/6).

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Anak Keluarga Tak Mampu Ingin “Go Internasional”

By Gatot Priadi
Jambi – Lima belas anak dari Panti Sosial Bina Remaja dan Wanita Harapan Mulya milik Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi tampak bersemangat mengikuti privat bahasa inggris gratis yang digelar LPK Permata English Course.
Mereka saling sahut-menyahut melafaskan bahasa internasional itu. Bahkan di antara mereka ada yang berkeinginan ‘go internasional’ jika sudah mampu berbahasa asing dengan fasih.
Sebuah keinginan yang mungkin sulit diwujudkan bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi lantaran tidak memiliki biaya, seperti yang dialami Rafai Priyanto. Namun kuat keinginannya untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris layaknya anak – anak bernasib baik, kini dimilikinya. “Aku ingin sekali bisa berbahasa Inggris. Tapi mau berkata apa, untuk biaya sekolah saja sulit. Dengan adanya program ini, aku berniat bisa berbahasa Inggris. Aku ingin ‘go internasional’ seperti mereka,” tutur Rafai bersemangat di sela-sela privat, di LPK Permata English Course, Jalan Berlian Raya Perum Permata Kenali RT 17 No. B10 Kenali Besar Kota Jambi.
Remaja tanggung yang orang tuanya terpisah itu mengaku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ia dapatkan saat ini.
Adanya program privat gratis yang ditawarkan oleh Lembaga PK Permata English Course ke panti langsung diresponsnya.
Semangatnya itu pula yang membuat Ketua Panti, Tri Winarsih secara resmi melalui surat No. 24/PSBRW/II/Sosnakertrans tertanggal 8 Februari 2011 mempercayakan pendidikan Rafai dan 14 anak lainnya kepada lembaga pendidikan keterampilan itu.
Rafai berencana mengolaborasikan keterampilan mengelas teralisnya yang ia dapat dari panti dengan kemampuan berbahasa Inggris untuk tujuan “go internasional” suatu saat nanti.
Dia ingin sekali merubah nasib keluarganya. “Di sinilah kesempatan kami dan saya ingin tunjukkan kepada orang tua bahwa saya punya kemampuan untuk itu,” katanya.
Anak lainnya, Sesi Lastri Utami pun senada. Remaja putri itu mengaku sudah lama tidak mengenyam bangku sekolahan. Mantan siswi SMP Negeri 7 Kabupaten Batanghari itu tidak dapat melanjutkan ke SMA karena ayahnya telah tiada dan ibunya tidak punya uang. “Saya juga ingin bisa seperti anak kebanyakan, tapi mau bagaimana lagi. Kesempatan untuk sekolah saja tidak ada, apalagi mau kursus bahasa Inggris. Tentu biayanya mahal,” ujar Sesi yang kini tengah mendalami keterampilan tata rias di panti.
Sementara itu, Ketua LPK Permata English Course, Santi Hendrayani, mengatakan pihaknya sengaja memberikan kursus gratis bagi anak-anak tidak mampu dan putus sekolah, dengan tujuan agar mereka memiliki kemampuan berbahasa Inggris layaknya anak-anak lainnya.
Menurut dia, tingkat pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi keluarga. Mereka yang berpenghasilan rendah tentu sulit untuk mendapatkan sekolah yang berkualitas. Bahkan ketidakmampuan itu menjurus pada putusnya sekolah anak. “Kami mencoba membantu dengan memberikan kursus bahasa Inggris secara gratis. Harapannya, ini bermanfaat bagi mereka kelak. Untuk awal kita pilih anak-anak dari Panti Sosial Bina Remaja dan Wanita Harapan Mulya,” ujar Santi.
Untuk awal, anak putus sekolah yang mereka didik baru berjumlah 15 anak. Mereka belajar sebulan penuh hingga mampu berbahasa Inggris dengan baik, dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
Dia pun memastikan bahwa siswa didiknya dibimbing oleh dua tenaga pengajar profesional dari Akademi Bahasa Asing Nurdin Hasanah Jambi. “Meskipun gratis, mereka dibimbing dua tenaga pengajar profesional, dan kita memang ingin memberikan yang terbaik buat mereka. Mudah-mudahan ke depan, jumlah peserta didik betambah,” kata ibu dua anak itu.
Dia menambahkan, kegiatan ini berlangsung berkat kerjasama LPK Permata Engglis Course dengan Kementrian Pendidikan Nasional.
Biaya terkait pelaksanaan pendidikan keterampilan bahasa Inggris itu dibantu Kemendiknas.
Mendiknas dalam surat keputusannya No 28760/A3.1/KU/2011 yang ditandatangani Kepala Biro Keuangan, Drs Subagyo, M.Si, melihat bahwa kegiatan dimaksud merupakan bagian dari peran masyarakat untuk untuk berperan serta dalam pendidikan, patut didukung. Dan pelaksanaannya akan diawasi langsung oleh Kemendiknas.
Selain itu, kegiatan ini juga berjalan atas rekomendasi Dinas Pendidikan Kota Jambi dengan No. 800/302/Disdik-PNFI/2011 ke Kemendiknas.
Santi pun berharap program ini terus bergulir karena masih banyak anak-anak tidak mampu yang butuh pendidikan keterampilan berbahasa Inggris khususnya di Jambi.(ant)

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Markas Polsek Praya Timur Dirusak Ratusan Warga

Lombok Tengah – Markas Kepolisian Sektor Praya Timur yang terletak di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat diserbu ratusan warga pada Minggu (26/6) pukul 22.30 Wita, hingga kantor polisi itu rusak parah.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

DPRD Dompu Nilai Program Ekonomi Kerakyatan Ilegal

Dompu – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat H Didi Wahyudi menilai program Pengembangan Ekonomi Kerakyatan  melalui peningkatan komoditi unggulan Sapi, Jagung dan Rumput Laut  yang dijalankan pemerintah kabupaten illegal.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Pencegahan Narkoba Di Sumbawa Barat Sebatas Slogan

Taliwang – Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat menilai pencegahan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya masih sebatas slogan, belum ada tindakan nyata berupa rehabilitasi pengguna dan identifikasi sasaran pengguna melalui rangkain tes.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →

Mataram Keberatan Dengan Proyek Balai Jalan Nasional

Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, keberatan dengan proyek pembangunan jembatan yang dilaksanakan  Balai Jalan Nasional Wilayah VIII karena dikhawatirkan akan merusak infrastruktur yang sudah ada.

By June 29, 2011 0 Comments Read More →